jump to navigation

HISMAG: Menjadi Generasi Pembangun July 5, 2010

Posted by lapsippipm in opinion.
trackback

Oleh David Efendi, Ketua Hismag 2006-2008

Kami harus memberanikan diri bertanya kepada anda, kita dan diri saya sendiri. Benarkah kita hidup sekarang di zaman ini sudah melangkah dengan yakin seyakin-yakinnya kemana arah hidup kita? Percayakah anda akan masa depan hidup ini? Apakah kita menjalani hidup dengan penuh optimisme, idealisme atau justru hanya pragmatisme yang mengajak kita semua berlomba-lomba menunpuk harta dan kekayaan dengan menghalalkan segala cara. Meski ada pepatah ”urip mung mampir ngombe” artinya hanya sebentar saja atau hidup ini hanyalah senda gurau saja yang memang sama sekali bukanlah keabadaian yang dijanjikan oleh kehidupan dunia. Memang benar bahwa, ”sekbejo-bejane wong edan masih bejo wong seng eleng lan waspodo”. Maka waspadalah dan jangan terlena atau tergiur oleh kepentingan sesaat.

Edisi kali ini majalah SUARA HISMAG kembali berkumandang. Ibarat Muadzin di masjid yang sepi jamaahnya, kami akan terus mengumandangkan adzan meski tidak banyak yang memenuhi panggilannya sementara kami sedang berusaha untuk menawarkan gagasan-gagasan cerdas, gagasan-gagasan hebat untuk membangun masa depan, membangun mimpi-mimpi generasi anak zaman yang akan datang agar tidak terampas atau terhempas oleh keserakahan generasi masa kini yang hanya mementingkan perutnya sendiri yang tidak menghaukan bahwa tantangan masa depan zaman akan jauh lebih berat dan mematikan. Kita semua tahu bahwa bumi makin panas.

Majalah Suara HISMAG dengan berani, dengan segudang idealisme menawarkan berbagai gagasan orisinilnya tentang kepemimpinan, pendidikan, dan masa depan desa akan disajikan dalam edisi kali ini. Sebagai ujung gagasan adalah bahwa hismag menyerukan untuk semua agar tetap istiqomah di jalan yang benar yaitu untuk menjadi insan yang memberikan manfaat seluas-luasnya bagi manusia lainnya. HISMAG sangat peduli sekaligus prihatin terhadap generasi masa depan. Jika di desa ini dibagi ke dalam beberapa generasi yang pertama generasi perintis atau pendiri yang berisi orang-orang baik dan mempunyai wawasan masa depan yang sangat luas serta jiwa kepemimpinan yang dapat dijadikan tauladan. Generasi inilah yang menjayakan desa Godog sebagai desa telaga bening atau desa matahari terbit (Muhammadiyah). Generasi kedua, adalah generasi penerus yang terdiri dari orang-orang yang mendapatkan warisan peradaban. Akan tetapi dengan segala kelemahan dan kelebihan generasi ini digerogoti oleh nasfu individu, nasfu ingin menang sendiri, dna nafsu menjadi penguasa maka seringkali timbul konflik da perpecahan atau dislokasi sosial atau destruksi sosial dan dekadensi moral. Yang terakhir adalah generasi perusak. Generasi ini secara langsung atau tidak langsung merupakan generasi yang semakin membesar secara kuantitatif. Generasi ini ditandai oleh menonjolnya egoisme-indovidualisme, meterialisme (semua diukur dengan uang dan materi) serta melunturnya kesetiaawanan sosial antar warga. Generasi ini bisa meruntuhkan sendi-sendi nilai sosial keagamaan yang selama ini sudah dibangun para pendiri desa.

Generasi perusak bisa saja menjangkiti kita semua. Ketika kita atau anda diam melihat kemungkaran, melihat orang lupa daratan beternak uang dengan segala caranya maka anda secara langsung ikut merusak tatanan agama dan sosial di desa ini. Diam melihat kemaksiatan dan kejahatan adalah orang yang imannya lemah. Kita seharusnya mengubah dengan tangan kita terlebih dahulu, lalu dengan lisan kita, baru dengan hati kita. Jangan sampai amalan Islam ini diubah urutannya.

Berkaca pada sejarah kejayaan desa Godog, menengok kisah heroisme masa lalu yang memeluk hangat nama desa ini. Lalu kita bertanya, Yakinkah kita perjalanan. Jangan bersedih, mari kita bersama menjadi generasi yang membangun dan buka generasi yang meruntuhkan.

Advertisements

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: