jump to navigation

Dialog SBY dan Korban Gempa Sumbar July 30, 2010

Posted by lapsippipm in Catatan hati.
trackback

Suatu saat pasca Gempa Sumatra Barat 30 September. Presiden SBY sedang mengunjungi korban gempa di Sumbar. Ia ditemui anak-anak SD dan gurunya. Pendi, seorang murid bertanya, ”Apakah Pak SBY akan membentu korban gempa lebih cepat dan lebih baik?” ”Iya, itu tanggung Jawab saya biar saya atur….”

Ajo, anak yang kelas 6, langsung menyeletuk, ”Pak SBY! Kapan lumpur Sidoarjo dituntaskan dan yang salah dihukum?” ”Sebentar, Adik. Saya sedang menjelaskan sesuatu kepada yang bertanya duluan.”

Ajo mendesak, ”Bagaimana dengan pemberantasan Korupsi di Istana yang katanya Bpak SBY yang memimpin? Apakah sudah ditangkap yang besar-besar?” ”Murid-murid yang cerdas,” keluh SBY sambil mengusap keringatnya, ”biarkan saya yang menurusnya, pak SBY sudah punya banyak rencana….” Namun, keduanya anak menggerutu tidak puas. Lalu terdengar suara Ibu Guru Kepala Sekolah, ”Bapak SBY yang terhormat, apakah sekolah- sekolah yang hampir dan ambruk yang jumlahnya ribuan itu sudah dijadwalkan perbaikannya ?” Bubar semua, saya jangan digurui”, Presiden meledak dan meninggalkan tenda darurat diikuti ajudan dan para jubirnya. Lalu seorang jubirnya yang juga ikut kesal berbisik lirih, ”Maaf Boss, Tenang. Mohon sedikit sabar situasi sedang darurat gempa. Dan anak-anak plus gurunya itu pun membubarkan diri karena ada sekelompok NGO yang membawa bantuan makanan untuk mereka.

Kisah ini fiktif belaka, diadopsi dari kisah William Liddle, Presiden Gatotkoco,2010

Advertisements

Comments»

1. goez - July 30, 2010

semuanya serba sendiri…bisa jadi ngilangin tulisan di gedung dpr/mpr sendiri juga ya…

2. Thonex - July 30, 2010

Fakta bukan fiktif.

3. Setan Blog - August 1, 2010

… dan suatu hari….
SBY datang ke salah satu pemukiman penduduk yg terkenal dingin, dia datang tanpa dampingan sang istri tercinta. Lalu seorang penduduk iseng negur, “Bapak katanya bermalam disini”.
“Iya”, jawab SBY singkat.
“Disini dingin lho pak”, lanjut si penduduk tadi.
“Saya bisa sendiri koq”, sahut SBY sambil nglunus (berlalu dalam bahasa jawa)

4. lapsippipm - August 4, 2010

Setelah nglunus apa yang terjadi? saya kok penasaran apa yang terjadi? dia nikah kontrak atau gimana please cerita donk he he


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: